Partai Perindo Sumbar: Hari Kebangkitan Pancasila Refleksi Menggalang Kebersamaan demi Keutuhan NKRI
Jumat 01 Oktober 2021 20:47 WIBJAKARTA -- Ketua DPW Partai Perindo Sumatera Barat Apriyatna menyatakan Hari Kebangkitan Pancasila diperingati setiap 1 Oktober harus dijadikan sebagai refleksi untuk menggalang kebersamaan demi keutuhan bangsa dan negara. Utamanya dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan.
Apriyatna mengatakan dalam memaknai Hari Kesaktian Pancasila tentunya harus dimulai dari kebulatan tekad bersama dengan tetap mempertahankan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
"Nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan serta menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan NKRI," kata Apriyatna, Jumat (1/10/2021).
Seperti diketahui, untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi www.partaiperindo.com.
Dia menjelaskan setiap 1 Oktober rakyat Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila skala nasional. Di balik peringatan Hari Kebangkitan Pancasila, telah terjadi perlakuan keji dari Gerakan 30 September (G30S)-PKI yang ingin merampas kekuasaan dengan cara-cara yang tidak manusiawi sehingga harus mengorbankan para putra terbaik bangsa.
"Dan syukurlah Negara kita tercinta Indonesia selamat dari upaya pemusnahan tersebut karena Pancasila sebagai dasar penguatan karakter bangsa," ungkapnya.
Diketahui, setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kebangkitan Pancasila untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S-PKI.
Para pahlawan revolusi terdiri dari 6 perwira tinggi dan 1 perwira menengah yang menjadi korban dalam peristiwa G30-S PKI.
Ketujuh pahlawan revolusi itu di antaranya yaitu; Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal Suprapto, Mayor Jenderal MT Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal D I Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswomiharjo dan Lettu Pieere Andreas Tendean yang merupakan ajudan dari Jenderal Besar Abdul Haris Nasution yang masuk daftar jenderal yang diculik G30S-PKI.


