Daftar Anggota
  • Berita
  • Partai Perindo Ungkap Keutamaan Membaca Alquran di Bulan Ramadan
Partai Perindo Ungkap Keutamaan Membaca Alquran di Bulan Ramadan
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan, Abdul Khaliq Ahmad.

Partai Perindo Ungkap Keutamaan Membaca Alquran di Bulan Ramadan

Kamis 14 April 2022 19:04 WIB

JAKARTA - Terdapat keutamaan membaca Alquran terutama di bulan Ramadan. Hal ini dikatakan Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Keagamaan, Abdul Khaliq Ahmad.

BACA JUGA: Untuk informasi dan registrasi keanggotaan Partai Perindo, kunjungi bit.ly/MemberPartaiPerindo

Dijelaskan Khaliq berdasarkan penelitian Imam Syafi'i, bahwa keistimewaan Alquran yakni terdiri atas 1.027.000 huruf. Lalu ketika umat Islam membaca Alquran maka akan dihitung per huruf.

Di mana setiap huruf itu mewakilkan satu kebaikan. Kemudian satu kebaikan sendiri sama dengan 10 pahala.

"Bayangkan kalau kita baca Alquran 1.027.000 huruf. Betapa nilai pahala di sebuah amalan itu itu luar biasa di hadapan Allah," kata Khaliq dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia di kanal YouTube Partai Perindo, Kamis (14/4/2022).

BACA JUGA: UU TPKS Berlaku, Partai Perindo Malang: Tak Ada Ruang bagi Kekerasan Seksual di Indonesia

Dengan demikian, Khaliq mengatakan, tidak ada alasan bagi umat Islam di bulan Ramadan untuk tidak membaca Alquran. Terlebih saat ini sudah banyak Alquran digital yang dapat diunduh pada smartphone masing-masing.

"Baca Alquran itu ringan, karena tidak perlu membawa kitab suci dan tidak perlu kita ngaji harus di musala atau di masjid. Di mana pun kita bisa mengaji, karena alatnya sudah menyatu dengan kita," ujar Khaliq.

BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com

Terlebih ganjaran pahala yang dijanjikan Allah SWT di bulan Ramadan justru berlipat ganda. Jika di hari-hari biasa hanya diberikan 10 pahala, akan tetapi di bulan ramadan bisa 70 hingga 700 kali lipat pahala yang didapatkan.

"Tidak ada alasan untuk tidak bisa
mengaji karena sudah ada Alquran digital," tuturnya.

SINDOnews.com