Penyebaran Omicron Meluas, Srikandi Partai Perindo Palangka Raya Ingatkan Prokes Jangan Kendor!
Rabu 12 Januari 2022 09:43 WIBPALANGKA RAYA -- Sebagian besar masyarakat cenderung seolah-olah sudah tidak lagi memikirkan pandemi Covid-19. Di mana kedisiplinan akan protokol kesehatan (Prokes) mulai kendor.
Padahal sebaran pandemi virus baru Covid-19 Omicron kian merebak
dan setiap orang harus tetap disiplin dalam menerapkan prokes.
BACA JUGA: Omicron Merebak, Politikus Partai Perindo Imbau Pemkot Ambon Tunda Pelaksanaan PTM
Berbagai kalangan pun terus mendorong agar masyarakat jangan lengah, terutama dalam menerapkan prokes.
“Iya, kita harapkan khususnya bagi masyarakat Kota Palangka Raya agar tetap taat dan disiplin prokes. Ingat, pandemi ini belum sepenuhnya mereda,” kata anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ruselita, Sabtu (8/1/2022) lalu.
Menurutnya, walaupun sebaran Covid-19 sudah melandai, namun bukan berarti aman. Sebaliknya masih mengincar masyarakat.
BACA JUGA: Untuk informasi dan keanggotaan, kunjungi http://bit.ly/MemberPartaiPerindo
Hal tersebut bisa dilihat dari data Satgas Covid-19 di mana masih ada warga terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini sedang melakukan isolasi mandiri di rumah ataupun di rumah sakit.
“Maka dari itu, masyarakat harus tetap menerapkan prokes. Terutama dengan menerapkan 5M yaitu, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas,” tukasnya.
BACA JUGA: Untuk informasi tahapan dan mekanisme Konvensi Rakyat, kunjungi konvensirakyat.com
Menurut srikandi Partai Perindo Kota Palangka Raya ini, kondisi melandainya kasus Covid-19 saat ini hendaknya harus diimbangi dengan kewaspadaan agar tidak ada lagi tumbuh peningkatan atau cluster baru Covid-19.
Semua masyarakat, termasuk pelaku usaha harus tetap menjalankan prokes di tempat usahanya. Terlebih Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga kini masih berlaku.
“Saat ini penanganan Covid-19 masih terus dimaksimalkan. Termasuk penegakan prokes di masyarakat serta percepatan vaksinasi. Terutama bagi anak di atas 6 tahun. Ini semua untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19,” tandas Ruselita.
Beritakalteng


