Politisi Partai Perindo Rote Ndao Minta Persoalan Air Bersih dan Listrik Segera Diatasi
Kamis 23 September 2021 15:51 WIB
ROTE NDAO - Warga korban Badai Seroja di Desa Busalangga Barat, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, mengeluhkan kesulitan air bersih dan minimnya ketersedian penerangan listrik.
Hal ini disampaikan warga saat dengar pendapat ketika mengikuti kegiatan reses dilakukan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao dari Partai Perindo Paulus Henuk di desa setempat, Senin (20/9/2021).
Ndao Rony Mooynafi salah seorang warga setempat meminta perhatian pemerintah daerah dan DPRD setempat soal kesulitan air bersih dan penerangan listrik yang kini masih belum terpenuhi untuk warga di Desa Busalangga Barat.
Dijelaskan Rony Mooynafi di wilayah tersebut terdapat sumber air dan fasilitas PDAM, namun sudah 2 tahun ini tidak berfungsi. Warga sebagai konsumen setiap bulannya tetap dikenakan membayar tagihan, akan tetapi mereka tidak bisa menikmati air bersih.
Selain itu, pelayanan jaringan listrik di wilayah Batubelak dan Sukuhun, Desa Busalangga Barat belum juga terlayani. Warga sudah berupaya meminta konfirmasi kepada pihak PLN, tetapi hanya janji semata dan pelaksanaannya hingga saat ini belum direalisasi.
“Warga di sana malam-malam setengah mati (sulitnya) mencari penerangan. Apalagi anak-anak yang masih sekolah mau belajar susah karena penerangan," ujar Rony Mooynafi yang juga mantan Pj Kades Busalangga Barat ini.
BACA JUGA: Parpol Non Parlemen Ajukan Judicial Review Putusan MK soal Verifikasi Peserta Pemilu 2024
Menyikapi aspirasi warga soal air bersih dan listrik, Paulus Henuk menjelaskan pihaknya akan segera berkordinasi dengan PLN dan PDAM agar persoalan air bersih serta listrik dialami warga dapat diatasi secepatnya.
"Karena hal ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat," tandasnya.
Menurut Paulus, kebutuhan air bersih dan penerangan dikeluhkan warga harus dituntaskan karena jika tidak, masalah kebutuhan dasar lainnya akan sangat berpengaruh pada seluruh aspek kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kebutuhan dasar ini jika tidak selesaikan sangat berpengaruh kepada banyak hal," ujar politisi Partai Perindo Rote Ndao ini.
Ia pun mempertanyakan bagaimana dengan kesehatan anak-anak jika tidak adanya ketersedian air untuk mandi maupun lainnya. Begitupun dengan minimnya penerangan di malam hari yang menyulitkan anak-anak ketika belajar.
"Anak-anak butuh penerangan untuk belajar, itu bukan hanya sekedar terang, tetapi kualitas penerangan itu penting untuk anak belajar dengan baik," tutupnya.
Penaemas


